Pengendalian internal telah mengalami perubahan dari konsep ketersediaan pengendalian ke konsep proses pencapaian tujuan. Maksud dari konsep pencapaian tujuan itu sendiri adalah suatu kegiatan yang memiliki tujuan dengan menggunakan perencanaan, pengarahan, pengorganisasian dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efekti dan efesien.
Dengan konsep 'Proses Pencapaian Tujuan' tersebut disadari bahwa intelektualitas tidak lagi terletak pada pucuk pimpinan, tetapi terletak pada lapisan bawah. Mereka yang dekat dengan konsumen adalah yang paling mengerti dengan kebutuhan pasar.
Pengorganisasian yang paling tepat untuk kondisi seperti ini adalah pengorganisasian orkes simponi. Organisasi ini sepenuhnya akan digerakan oleh dinamika para pekerja (ujung tombak) sesuai spesialisai masing-masing.
Untuk menjaga kekompakan agar terjadi irama yang serasi dibutuhkan seorang manajer yang berfungsi sebagai konduktor. Manajer tersebut tidak lagi harus memiliki pengetahuan teknis seperti yang dimiliki pemain orkesnya, tetapi yang diperlukan hanya seorang yang mampu mengatur tempo dan menguasai tingkatan nada.
referensi :
http://liapsa.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/16797/Bab+7+-+Kendali+dan+Audit+SI+_KASI_.pdf
http://laisanurin.blogspot.co.id/2014/01/konsep-proses-pencapaian-tujuan.html
Komentar
Posting Komentar