SISTEM CERDAS
- MRI
- EKG
PENGERTIAN
(MRI) atau pencitraan resonansi magnetik adalah
alat pemindai yang memanfaatkan medan magnet yang besar dan gelombang frekuensi radio,
tanpa operasi, penggunaan sinar X, ataupun bahan radioaktif, yang menghasilkan
rekaman gambar potongan penampang tubuh / organ manusia dengan meng-gunakan
medan magnet berkekuatan antara 0,064 – 1,5 tesla (1 tesla = 1000 Gauss) dan
resonansi getaran terhadap inti atom hidrogen, untuk menampilkan gambar struktur dan organ dalam tubuh. MRI dapat
memberikan informasi struktur tubuh yang tidak dapat ditemukan pada tes lain,
seperti X-ray,ultrasound, atau CT scan.
Tehnik penggambaran MRI relatif komplek karena
gambaran yang dihasilkan tergantung pada banyak parameter. Alat tersebut
memiliki kemampuan membuat gambaran potongan coronal, sagital, aksial dan oblik
tanpa banyak memanipulasi tubuh pasien Bila pemilihan parameternya tepat,
kualitas gambaran detil tubuh manusia akan tampak jelas , sehingga anatomi dan
patologi jaringan tubuh dapat dievaluasi secara teliti. Untuk itu perlu
dipahami hal-hal yang berkaitan dengan prosedur tehnik MRI dan tindakan
penyelamatan bila terjadi keadaan darurat.
PERKEMBANGAN MRI
Pada tahun 1946, Felix Bloch dan Purcell
mengemukakan teori, bahwa inti atom bersifat sebagai magnet kecil, dan inti
atom membuat spinning dan precessing. Dari hasil penemuan kedua orang diatas
kemudian lahirlah alat Nuclear Magnetic Resonance (NMR) Spectrometer, yang
penggunaannya terbatas pada kimia saja.
Setelah lebih dari sepuluh tahun Raymond Damadian
bekerja dengan alat NMR Spectometer, maka pada tahun 1971 ia menggunakan alat
tersebut untuk pemeriksaan pasien. Pada tahun 1979, The University of
Nottingham Group memproduksi gambaran potongan coronal dan sagittal (disamping
potongan aksial) dengan NMR. Selanjutnya karena kekaburan istilah yang
digunakan untuk alat NMR dan di bagian apa sebaiknya NMR diletakkan, maka atas
saran dari AMERICAN COLLEGE of RADIO-LOGI (1984), NMR dirubah menjadi Magnetic
Resonance Imaging (MRI) dan diletakkan di bagian Radiologi.
CARA KERJA MRI
Alat MRI berupa suatu tabung berbentuk
bulat dari magnet yang besar. Penderita berbaring di tempat tidur yang dapat
digerakkan ke dalam (medan) magnet. Magnet akan menciptakan medan magnetik yang
kuat lewat penggabungan proton-proton atom hidrogen dan dipaparkan pada
gelombang radio. Ini akan menggerakkan proton-proton dalam tubuh dan
menghasilkan sinyal yang diterima akan diproses oleh komputer guna menghasilkan
gambaran struktur tubuh yang diperiksa.
Untuk menghasilkan gambaran MRI dengan
kualitas yang optimal sebagai alat diagnostik, maka harus memperhitungkan
hal-hal yang berkaitan dengan teknik penggambaran MRI, antara lain :
a. Persiapan pasien serta teknik
pemeriksaan pasien yang baik.
b. Kontras yang sesuai dengan tujuan
pemeriksaanya.
c. Artefak pada gambar, dan cara
mengatasinya.
d. Tindakan penyelamatan terhadap keadaan
darurat.
KELEBIHAN MRI
Ada beberapa kelebihan MRI dibandingkan dengan
pemeriksaan CT Scan yaitu :
1.
MRI
lebih unggul untuk mendeteksi beberapa kelainan pada jaringan lunak seperti
otak, sumsum tulang sertamuskuloskeletal.
2.
Mampu
memberi gambaran detail anatomi dengan lebih jelas.
3.
Mampu
melakukan pemeriksaan fungsional seperti pemeriksaan difusi, perfusi dan
spektroskopi yang tidak dapat dilakukan dengan CT Scan.
4.
Mampu
membuat gambaran potongan melintang, tegak, dan miring tanpa merubah posisi pasien.
5.
MRI
tidak menggunakan radiasi pengion.
MACAM-MACAM MRI
Macam – macam MRI
bila ditinjau dari tipenya terdiri dari :
a. MRI yang memiliki kerangka terbuka (open
gantry) dengan ruang luas.
b. MRI yang memiliki kerangka (gantry)
biasa yang berlorong sempit.
Macam – macam MRI
bila ditinjau dari kekuatan magnetnya terdiri dari :
a. MRI Tesla tinggi ( High Field Tesla )
memiliki kekuatan di atas 1 – 1,5 T.
b. MRI Tesla sedang (Medium Field Tesla)
memiliki kekuatan 0,5 – T.
c. MRI Tesla rendah (Low Field Tesla) memiliki
kekuatan di bawah 0,5 T
Sebaiknya suatu rumah
sakit memilih MRI yang memiliki tesla tinggi karena alat tersebut dapat
digunakan untuk teknik Fast Scan yaitu suatu teknik yang memungkinkan 1 gambar
irisan penampang dibuat dalam hitungan detik, sehingga kita dapat membuat
banyak irisan penampang yang bervariasi dalam waktu yang sangat singkat. Dengan
banyaknya variasi gambar membuat suatu lesi menjadi menjadi lebih spesifik.
Aplikasi Klinik Pemeriksaan MRI
Pemeriksaan MRI bertujuan mengetahui
karakteristik morpologik (lokasi, ukuran, bentuk, perluasan dan lain lain dari
keadaan patologis. Tujuan tersebut dapat diperoleh dengan menilai salah satu
atau kombinasi gambar penampang tubuh akial, sagittal, koronal atau oblik
tergantung pada letak organ dan kemungkinan patologinya. Adapun jenis
pemeriksaan MRI sesuai dengan organ yang akan dilihat, misalnya :
1. Pemeriksaan kepala untuk melihat
kelainan pada : kelenjar pituitary, lobang telinga dalam , rongga mata , sinus.
2. Pemeriksaan otak untuk mendeteksi :
stroke / infark, gambaran fungsi otak, pendarahan, infeksi; tumor, kelainan
bawaan, kelainan pembuluh darah seperti aneurisma, angioma, proses degenerasi,
atrofi.
3. Pemeriksaan tulang belakang untuk
melihat proses Degenerasi (HNP), tumor, infeksi, trauma, kelainan bawaan.
4. Pemeriksaan Musculo-skeletal untuk
organ : lutut, bahu , siku, pergelangan tangan, pergelangan kaki , kaki , untuk
mendeteksi robekan tulang rawan, tendon, ligamen, tumor, infeksi/abses dan lain
lain
5. Pemeriksaan Abdomen untuk melihat hati
, ginjal, kantong dan saluran empedu, pakreas, limpa, organ ginekologis,
prostat, buli-buli.
6. Pemeriksaan Thorax untuk melihat : paru
–paru, jantung.
7. Pemeriksaan Jantung untuk melihat
kelainan pada : pada serambi jantung, ketebalan dan gerakan dinding jantung
dan tingkat kerusakan akibat serangan jantung, mendeteksi masalah struktural
pada urat nadi, seperti dinding pembuluh darah yang melemah atau sobek, maupun
radang dan penyumbatan pada pembuluh darah.
8. Pemeriksaan Payudara untuk wanita
yang berisiko tinggi terkena kanker payudara atau bagi mereka yang memiliki
jaringan payudara yang padat. Langkah ini efektif untuk memberikan informasi
tambahan dalam mendeteksi keberadaan sel kanker payudara selain menggunakan
mamografi.
Elektrokardiogram
(EKG) atau electrocardiogram (ECG) adalah tes medis untuk mendeteksi kelainan
jantung dengan mengukur aktivitas listrik yang dihasilkan oleh jantung,
sebagaimana jantung berkontraksi. EKG dapat membantu mendiagnosis berbagai
kondisi kesehatan seperti aritmia jantung, pembesaran jantung, peradangan
jantung (perikarditis atau miokarditis), dan penyakit jantung koroner.
Mesin
yang mencatat EKG disebut dengan elektrokardiograf. Elektrokardiograf akan
mencatat aktivitas listrik otot jantung dan menampilkan data ini pada layar
visual atau pada kertas print. Data ini kemudian ditafsirkan oleh dokter yang
ahli.
Hasil
EKG yang normal dari jantung memiliki karakteristik yang khas. Irama jantung
yang tidak teratur atau kerusakan pada otot jantung dapat berdampak pada
aktivitas listrik jantung sehingga mengubah bentuk EKG. Seorang dokter mungkin
akan merekomendasikan tes EKG pada pasien yang mungkin berisiko mengalami
penyakit jantung karena adanya riwayat keluarga penyakit jantung, atau karena
kebiasaan merokok, obesitas, diabetes,
kolesterol tinggi, atau tekanan darah tinggi.
MASALAH-MASALAH yang DISIAGNOSIS DENGAN EKG
Berbagai masalah jantung yang dapat
didiagnosis dengan EKG, antara lain:
·
Pembesaran
jantung
·
Cacat
jantung bawaan yang melibatkan sistem kelistrikan jantung
·
Aritmia
(irama jantung abnormal - cepat, lambat atau denyutnya tidak teratur)
·
Kerusakan
jantung seperti ketika salah satu arteri jantung tersumbat (oklusi koroner)
·
Suplai
darah yang buruk ke jantung
·
Posisi
normal dari jantung
·
Peradangan
jantung - perikarditis atau miokarditis
·
Serangan
jantung selama di ruang gawat darurat atau pemantauan di ruang ICU (intensive
care unit)
·
Gangguan
sistem konduksi jantung
·
Ketidakseimbangan
kimia darah (elektrolit) yang mengontrol aktivitas jantung.
Seseorang dengan penyakit
jantung bisa jadi menunjukkan hasil EKG yang normal jika kondisi penyakit
jantungnya itu tidak melibatkan gangguan dalam aktivitas kelistrikan jantung.
Untuk kondisi ini disarankan untuk melakukan metode diagnostik lain.
MASALAH MEDIS yang PERLU DIPERTIMBANGKAN DENGAN EKG
Dokter mungkin akan merekomendasikan tes EKG jika pasien mengalami gejala, seperti nyeri dada, sesak napas, pusing, pingsan, napas cepat atau detak jantung tidak teratur (palpitasi). EKG sering dilakukan untuk memantau kesehatan pasien yang telah didiagnosis dengan masalah jantung, untuk membantu menilai alat pacu jantung buatan atau untuk memonitor efek dari obat tertentu pada jantung.
Tidak ada persiapan khusus untuk melakukan EKG, jadi pasien tidak perlu
berpuasa sebelum tes. Tapi Anda harus memberitahukan dokter jika Anda tengah
mengonsumsi suatu obat sebelum melakukan tes EKG, dan juga beritahukan dokter
jika Anda memiliki alergi terhadap pita perekat (adhesive tapes) yang mungkin
digunakan untuk menempelkan elektroda dalam pemeriksaan EKG.
PROSEDUR EKG
Elektroda EKG akan ditempelkan pada dada, pergelangan tangan dan kaki, jadi sebaiknya Anda (terutama wanita) menggunakan pakaian dengan atasan dan bawahan yang terpisah. Ini untuk mempermudah pemasangan elektroda EKG. Jika lokasi penempelan elektroda EKG didapati banyak bulu, bisa saja dokter memerintahkan untuk mencukurnya terlebih dahulu. Sensor yang disebut dengan elektroda akan dilekatkan pada dada, pergelangan tangan dan kaki, baik dengan menggunakan semacam cangkir hisap atau gel lengket. Elektroda ini selanjutnya akan mendeteksi arus listrik yang dihasilkan jantung yang diukur dan dicatat oleh mesin elektrokardiograf.
JENIS EKG
a.
EKG
istirahat (resting ECG) - pasien berbaring. Selama tes pasien tidak diperbolehkan bergerak,
karena impuls listrik lain dapat dihasilkan oleh otot-otot lain selain jantung
yang dapat mengganggu pemeriksaan jantung Anda. Jenis EKG ini biasanya memakan
waktu lima sampai sepuluh menit.
b.
EKG
ambulatory (ambulatory ECG) - EKG ambulatory atau Holter dilakukan dengan menggunakan alat perekam
portabel yang dipakai setidaknya selama 24 jam. Pasien bebas untuk bergerak
secara normal sementara monitor terpasang. Jenis EKG ini digunakan untuk pasien
yang gejalanya intermiten dan mungkin tidak muncul selama tes EKG istirahat. Orang
yang sembuh dari serangan jantung dapat dimonitor dengan cara ini untuk
memastikan ketepatan fungsi jantungnya.
c.
Test
stres jantung - tes ini digunakan untuk merekam EKG pasien sementara pasien
menggunakan alat seperti sepeda atau berjalan diatas treadmill. Jenis EKG
ini membutuhkan waktu sekitar 15-30 menit.
- SPEECH RECOGNITION
Pengertian Speech Recognition (ASR)
Dikenal juga dengan pengenal suara
otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer
speech recognition). Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang
merubah suara menjadi tulisan (hebat, padahal kalo lagi di dikte sama dosen
juga kita bisa ngubah suara jadi tulisan). Istilah ‘voice recognition’ terkadang
digunakan untuk menunjuk ke speech recognition dimana sistem pengenal dilatih
untuk menjadi pembicara istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak untuk
komputer pribadi, oleh karena itu disana terdapat aspek dari pengenal
pembicara, dimana digunakan untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk
mengenali lebih baik apa yang orang itu bicarakan. Speech recognition merupakan
istilah masukan yang berarti dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.
Speech recognition
atau pengenalan pembicaraan (juga dikenal sebagai pengenalan suara otomatis
atau pengakuan komputer pidato) mengkonversi diucapkan kata-kata untuk teks.
The "pengenalan suara" istilah kadang-kadang digunakan untuk merujuk
kepada sistem pengakuan yang harus dilatih untuk kasus-speaker tertentu seperti
untuk perangkat lunak pengenal yang paling desktop.Menyadari pembicara dapat
menyederhanakan tugas menerjemahkan pidato. Pengenalan pembicaraan adalah
solusi yang lebih luas yang mengacu pada teknologi yang dapat mengenali pidato
tanpa ditargetkan pada pembicara tunggal seperti sistem call center yang dapat
mengenali suara sewenang-wenang.
Aplikasi pengenalan
pembicaraan termasuk user interface seperti suara panggilan suara (misalnya,
"Call home"), call routing (misalnya, "Saya ingin membuat
collect call"), kontrol alat domotic, pencarian (misalnya, menemukan
podcast di mana tertentu Kata-kata itu diucapkan), sederhana entri data
(misalnya, memasukkan nomor kartu kredit), persiapan dokumen terstruktur
(misalnya, sebuah laporan radiologi), pengolahan pidato-ke-teks (misalnya, kata
prosesor atau email), dan pesawat udara (biasanya disebutInput langsung suara).
Secara umum, speech
recognizer memproses sinyal suara yang masuk dan menyimpannya dalam bentuk
digital. Hasil proses digitalisasi tersebut kemudian dikonversi dalam bentuk
spektrum suara yang akan dianalisa dengan membandingkan dengan template suara
pada database sistem. Sebelumnya, data suara masukan dipilah-pilah dan diproses
satu per satu berdasarkan urutannya. Pemilahan ini dilakukan agar proses
analisis dapat dilakukan secara paralel.
Fungsi Automatic Speech
Recognation (ASR)
Voice Recognition adalah suatu
sistem yang dapat mengidentifikasi seseorang melalui suaranya, pada saat saya
mencari pengertiaan dari voice recognition terdapat juga pengertian Speech
Recognition yang hampir sama secara fungsinya. Tapi terdapat perbedaan antara
keduanya, Voice Recognition mengidentifikasi siapa yang berbicara, tetapi
Speech Recognition mengidentifikasi apa yang diucapkan.
Voice recognition dibagi menjadi
dua jenis, yaitu
a. Speech recognition :
merupakan proses yang dilakukan computer untuk identifikasi suara yang
diucapkan oleh seseorang tanpa mempedulikan identitas orang terkait.
Implementasi speech recognition misalnya perintah suara untuk menjalankan
aplikasi komputer. Parameter yang dibandingkan ialah tingkat penekanan suara
yang kemudian akan dicocokkan dengan template database yang tersedia.
b. Speaker recognition :
Merupakan sistem pengenalan identitas yang diklaim oleh seseorang dari suaranya
atau berdasarkan orang yang berbicara. Misalnya berupa intonasi suara, tingkat
kedalaman suara, dan sebagainya. Speech recognition juga dikenal sebagai
automatic speech recognition atau computer speech recognition yaitu penerjemah
perkataan yang diucapkan menjadi text. Teknologi speech recognition ini sudah
ada sejak lama dan sekarang banyak sekali jenis aplikasi yang dikembangkan
menggunakan teknologi ini.
Perkembangan alat pengenal ucapan
Speech recognition
pertama kali muncul di tahun 1952 dan terdiri dari device untuk pengenalan satu
digit kata yang diucapkan. Kemudian pada tahun 1964, muncul IBM Shoebox, salah
satu teknologi yang cukup terkenal di Amerika dalam bidang kesehatan adalah
Medical Transcriptionist (MT) merupakan aplikasi komersial yang menggunakan
speech recognition. Dan sampai sekarang banyak aplikasi yang dikembangkan menggunakan
speech recognizer, antara lain di bidang kesehatan terdapat MT, di bidang
militer terdapat High-performance fighter aircraft, Training air traffic
controllers, sampai pada alat yang membantu orang-orang yang memiliki kesulitan
dalam menggunakan tangan, maka diciptakannya komputer yang dapat dioperasikan
menggunakan deteksi pengucapan user.
Sebenarnya ada dua
pemodelan dasar untuk speech recognition ini yaitu :
a. Hidden Markov model
(HMM)-based speech recognition
b. Dynamic time warping
(DTW)- based speech recognition.
Modern general-purpose
speech recognition system umumnya menggunakan model Hidden Markov. Model ini
merupakan model yang statistikal dimana output adalah sekuens dari simbol atau
kuantitas. Alasan menggunakan model Hidden Markov karena sebuah sinyal dari
pengucapan bisa dilihat seperti piecewise stationary signal atau short-time
stationary signal. Metode ini sangat populer, sederhana dan secara
komputasional bisa digunakan.pada Dynamic time warping yang merupakan
pendekatan yang pernah digunakan untuk speech recognition yang sekarang sudah
digantikan oleh model Hidden Markov.
Pada pengembangannya,
speech recognizer diimplementasikan menggunakan Dynamic Time Wraping Algorithm
(DTW) yang digunakan untuk menerjemahkan perkataan yang membutuhkan
perbandingan antara sinyal masuk dari kata dan bermacam-macam kata yang ada di
dalam kamus dengan mengukur kesamaan antara dua sekuensial pada waktu yang
berbeda baik dari segi kecepatannya. Algoritma DTW diimplementasikan pada
video, audio, dan grafik dan tentu saja data-data bisa diubah ke dalam bentuk
representasi linear yang bisa dianalisis oleh DTW.DTW pertama kali dikenalkan
pada tahun 1960an dan dieksplorasi sampai tahun 70an yang menghasilkan alat
speech recognizer.
DTW sering digunakan
dalam area :
a. handwriting and online
signature matching,
b. sign language
recognition and gestures recognition,
c. mining and time series
clustering,
d. computer vision and
computer animation,
e. surveillance,
f.
protein sequence alignment and chemical engineering,
g. music and signal
processing.
Automatic Speech Recognition
Automatic Speech
Recognition (ASR) sekarang ini telah banyak dikembangkan dalam berbagai
penelitian. Terdapat bermacam-macam metode yang dapat digunakan untuk mengenali
ucapan manusia. Penelitian ini akan membahas penggunaan metode Hidden Markov
Model (HMM) untuk pengenalan ucapan berbahasa Indonesia. Dalam penelitian ini,
digunakan HMM diskrit untuk proses pelatihan dan pengujiannya. Berdasarkan
hasil pengujian dengan menggunakan metode tersebut, kemudian dianalisa faktor
keberhasilannya (tingkat ketelitiannya dalam %) berdasarkan parameter-parameter
Linear Predictive Coding (LPC), parameter pitch (Fo) dan parameter energi (Eo)
dalam proses mengenali suatu ucapan dalam bahasa Indonesia.
Prinsip kerja sistem
pengenalan ucapan adalah dengan membandingkan informasi ucapan yang ada pada
referensi dengan informasi ucapan yang menjadi masukan sistem pengenal ucapan
tersebut.
Blok pengenalan ucapan
dengan HMM dapat dibagi menjadi tiga tahap yaitu bagian depan, tahap feature
extraction dan tahap sistem pengenalan HMM. Pada tahap yang pertama dilakukan
pemfilteran sinyal suara dan mengubah sinyal suara analog ke digital. Tahap
feature extraction adalah untuk mendapatkan parameter-parameter yang dapat merepresentasikan
sinyal suara tersebut dan dilakukan analisis serta kuantisasi vektor. Tahap
yang ketiga, dapat dibagi menjadi dua tugas yaitu tugas pemodelan dan tugas
pengenalan . Untuk tugas pemodelan dibuatkan suatu model HMM dari data-data
yang berupa sampel ucapan dari sebuah kata. HMM yang dipakai adalah densitas
diskrit.
DAFTAR PUSTAKA
Rsmitraplumbon. 2010. MRI.( file:///E:/D/berita-24-mri.html)
Admin. 2009.Magnetic Resonance Imaging (MRI).( file:///E:/D/index.php.htm)
Admin. 2009.Magnetic Resonance Imaging (MRI).( file:///E:/D/index.php.htm)
Hari. 2009. Istilah Komputer Magnetic Resonance Imaging (MRI)( file:///E:/D/Istilah%20Komputer%20Magnetic%20Resonance%20Imaging%20%28MRI%29.htm)
Arie.2009.Biomedis Untuk Pemula. (file:///E:/D/sekilas-tentang-magnetic-resonance.html)
Arie.2009.Biomedis Untuk Pemula. (file:///E:/D/sekilas-tentang-magnetic-resonance.html)





Komentar
Posting Komentar